Skip to main content

PENGERTIAN KAUSALITAS SEJARAH

Menurut Sartono Kartodirdjo halaman 93, 95, dan 97, apabila pengungkapan sejarah terutama bersifat deskriptif. Maka fakta-fakta yang disebut terutama bersangkutan dengan apa, siapa, kapan, dimana, dan bagaimana. Dengan mengetahui data deskriptif itu sebagian besar keingintahuan sejarah kita akan terpenuhi. Dalam jawaban terhadap bagaimana peristiwa itu, pada umumnya telah tercakup beberapa keterangan tentang sebab akibatnya, meskipun tetap dinyatakan secara eksplisit, hanya inplisit saja.
            Meskipun biasanya masalah sebab-akibat tidak menyangkut yang sedemikian besarnya serta kompleksnya, namun dalam melacak sebab-sebab suatu peristiwa itu lebih diperhatikan sebab-sebab jangka panjang.
         Menunjukan kausalitas sesungguhnya merupakan inti dari penjelasan sejarah yang diharapkan dari penjelasan itu tidak lain diperoleh jawaban terhadap pertanyaan mengapa terjadi peristiwa itu.

Comments

Popular posts from this blog

RESUM BUKU PENGANTAR ILMU SEJARAH KARYA DR. KUNTOWIJOYO

Judul : Pengantar Ilmu Sejarah Penulis : DR. Kuntowijoyo Penerbit : Yayasan Bentang Budaya Tahun penerbit : 1995 Kota terbit : Yogyakarta Desain Sampul : Hard Cover yang hanya bertuliskan judul buku. Tata letak : Center Pracetak : Heppy L. Rais, Dwi Agus M. Warna cover : Cokelat Tebal buku : vii + 209 halaman Definisi sejarah Sejarah biasa diartikan sebagai sesuatu atau peristiwa yang telah terjadi dimasa lalu. Namun sebenarnya, sejarah adalah rekonstrkusi masa lalu. Jangan mendeskripsikan sebagai pembangunan kembali masa lalu untuk kepentingan masa lalu itu sendiri, itu bukan dinamakan sejarah.

PETUNJUK PRAKTIKUM UJI KANDUNGAN BAHAN MAKANAN

PETUNJUK PRAKTIKUM UJI KANDUNGAN BAHAN MAKANAN A.    TUJUAN Mengetahui adanya karbohidrat, lemak, dan protein pada makanan. B.     ALAT DAN BAHAN Alat 1.        Tabung reaksi 2.        Mortar 3.        Plat tetes 4.        Kertas buram 5.        Pembakar Spirtus Bahan 1.        Larutan benedict (Fehling A + Fehling B) 2.        Larutan lugol 3.        Larutan biuret (NaOH 20% + CuSO4 0,1 M) 4.        Berbagai bahan makanan C.     CARA KERJA I.       UJI KARBOHIDRAT (AMILUM) 1.     Hancurkan bahan makanan yang akan diuji menggunakan mortar porselein. 2.     Masukkan masing-masing baha...

LAPORAN ILMIAH PROSES PEMBUATAN TAPE KETAN DAN TUAK

Kata Pengantar Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah kepada hamba-Nya, khususnya bagi penulis yang telah mampu menyelesaikan laporan ilmiah yang berjudul ‘’ cara membuat Tape Ketan dan Tuak ’’. Dalam menulis laporan ilmiah ini, alhamdulillah penulis tidak mendapatkan kendala – kendala, sehingga penyelesaiannya dapat dikerjakan dengan baik. Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada Sabaruddin Ahmad S.Pd, selaku guru pembimbing yang telah memberikan dorongan dan motivasi sehingga laporan ilmiah ini dapat terselesaikan. Disini kami juga menyampaikan, jika seandainya dalam penulisan laporan ilmiah ini terdapat hal – hal yang tidak sesuai dengan harapan, untuk itu kami dengan senang hati menerima masukan, kritikan dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan ilmiah ini. Semoga apa yang diharapkan kami, selaku penulis dapat dicapai dengan sempurna. Singkawang, 14 febuari 2013 Penulis ...